Assalamu'alaykum
Readers!
Sekarang
ini aku pengen berbagi sedikit ilmu tentang dasar-dasar pembelajaran dalam Sastra Jerman nih^^ Alhamdulillah, aku
dapetin sedikit ilmu ini dari salah satu
kegiatan keterampilan dalam Studi Islam Ramadhan yang diselenggarakan
sekolahku pada hari Kamis tanggal 18
Juli 2013 ini, temen-temen. Oh iya, sekedar info buat temen-temen pembaca sekalian, Bahasa Jerman
ini masuk kedalam peringkat 5 besar
bahasa Internasional lho! /Applause/.
Oke,
langsung aja yuk ke pokok pembahasannya!~('o')~
1. Mengenal Alphabet dalam Bahasa Jerman.
Temen-temen pernah lihat tulisan ini gak
"Deutschland"? Tahu gak artinya
apa? hmm, itu adalah nama dari Negara Jerman dalam bahasanya
sendiri. Bingung yaaa bacanya gimana?
hehehe kalo gitu kita kenalan dulu yuks sama
alphabet dalam Bahasa Jerman.
Alphabet dalam bahasa Jerman ternyata bisa
dibilang tidak terlalu asing lho di
telinga kita! karena, pelafalan hurufnya dominan mirip dengan alfabet
dalam bahasa Indonesia, hanya saja ada
sedikit perbedaan pada beberapa hurufnya,
hmm ini dia huruf-huruf yang sedikit berbeda tersebut:
C
= dilafalkan agak seperti "Ch"
J
= Jott (dilafalkan Y)
V
= Vaw (dilafalkantetap V)
Y
= Upsilon (dilafalkan tetap Y)
Z
= dilafalkan agak seperti "Tse"
a (dengan 2 titik di atas) = a umlaut (dilafalkan "E")
u (dengan 2 titik di atas)= u umlaut (dilafalkan "uy")
o (dengan 2 titik di atas)= o umlaut (dilafalkan "oy")
ie = dilafalkan
"i"
|
Contoh kata-nya:
Fliegen, Liegen, Vierlien, Liebe
|
ei = dilafalkan
"ai"
|
Contoh kata-nya :
Eier, Zwei, Mei
|
eu = dilafalkan
"oi"
|
Contoh kata-nya :
Euro
|
a(umlaut)u = dilafalkan
"oi"
|
Contoh kata-nya :
Hauser
|
b = eszet (dilafalkan "ss")
|
Contoh
kata-nya : Heibe
|